, ,

Keunikan Jembatan Akar Berumur 102 Tahun di Sumatera Barat

Keunikan Jembatan Akar Berumur 102 Tahun di Sumatera Barat

Ojrit.Com – Indonesia sudah menjadi salah satu surga bagi hewan atau pun tumbuhan, hal ini tidak terlepas dari letak negara kita yang sangat strategis. Memiliki dua musim saja, musim hujan dan musim kemarau membuat negara kita menjadi salah satu dari beberapa negara tropis yang di belahan bumi ini.

Kali ini ojrit.com akan membahas salah satu keunikan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Disini ada fenomena yang sangat luar biasa, yaitu akar pohon jawi dan beringin yang membentuk sebuah jembatan penyeberangan yang menghubungkan Puluik-Puluik dan satu lagi di daerah Lubuak Silau yang dipisahkan dengan batang bayang.

Menurut salah satu warga sekitar, jembatan akar tersebut memang sengaja dibuat oleh warga selama kurang lebih 20 tahun lamanya dan barulah terbentuk sebuah jembatan seperti itu.Jembatan akar tersebut sengaja difungsikan untuk penyeberangan bagi para petani dan anak-anak yang hendak mengaji. Lokasi pengajian nya sendiri memang ada di daerah Lubuak Silau sementara anak-anak yang mengaji dari Puluik-puluik.Ide dari pembuatan jembatan ini sendiri berawal dari keresahan salah satu tokoh agama disana bernama Pakih Sokan yang setiap musim hujan jembatan yang terbuat dari bambu selalu terseret deras nya air sungai. Tepat pada tahun 1916 Pakih Sokan menanam dua batang jawi dan pohon beringin di dua lokasi berbeda namun berseberangan. Ketika pohon mulai tumbuh besar, akarnya pun bergantungan dan dijalin di batang bambu yang dijadikan jembatan sebagai tulang jembatan akar itu sendiri.Sementara untuk dijadikan sebuah jembatan yang dapat dilalui oleh masyarakat, membutuhkan waktu selama 20 tahun maka jembatan tersebut bisa ditempuh warga disana. Jadi jika dihitung-hitung umur jembatan akar ini sekitar 102 tahun.Jembatan akar ini pun bukan tanpa perawatan, karena setiap 3 bulan sekali bagian inti pohon diberikan pohon pisang hingga membusuk, hal ini untuk menjaga kekuatan dari akar dua pohon ini. Tidak hanya itu jembatan ini juga diberi tulang besi seperti jembatan gantung. Tujuannya adalah agar ketika pengunjung banyak, jembatan tidak putus.

Itulah informasi tentang Keunikan Jembatan Akar Berumur 102 Tahun di Sumatera Barat. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan para sahabat. Salam Ojrit

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%